Atasi Sampah di Tanjung Enim Perlu Dukungan Masyarakat

119
Kecamatan Lawang Kidul saat menggelar pelatihan pengolahan limbah plastik menjadi BBM alternatif.
Kecamatan Lawang Kidul saat menggelar pelatihan pengolahan limbah plastik menjadi BBM alternatif.
Kecamatan Lawang Kidul saat menggelar pelatihan pengolahan limbah plastik menjadi BBM alternatif.

Tanjung Enim (Sumsel), TabloidBongkar.com Upaya serius Pemerintah Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim terhadap permasalahan  sampah di wilayahnya perlu mendapat dukungan masyarakat luas. Saat ini, Pemkab Muara Enim bersama Camat setempat, dan stekholder (pemangku kepentingan) bekerjasama mencarikan solusi, supaya Kota Tanjung Enim menjadi nyaman, bersih dan aman ditempati.

“Mengatasi masalah sampah itu tidak mudah, tetapi perlu dukungan semua pihak terutama dukungan dari masyarakat agar tidak membuang sampah di sungai dan di jalan-jalan umum,” tutur Rahmat Noviar, Camat Lawang Kidul kepada wartawan TabloidBongkar.com, Selasa (29/3/2016).

Upaya Pemkab Muara Enim bersama stekholder sampai saat ini, lanjut Rahmat, terus dilakukan untuk mencarikan solusi terbaik, karena masalah sampah di Kota Tanjung Enim masih menjadi dilema, namun pemerintah tidak akan tinggal diam dan melakukan sesuatu inovasi untuk mengurangi beredarnya sampah.

“Agar tidak menjadi bom waktu maka salah satunya kita harus mengurangi limbah plastik yang ada di sekitar rumah dengan mendaur ulang menjadi BBM alternatif. Pelatihan ini sudah kita lakukan untuk warga, dan tahun lalu pelatihan pembuatan pupuk organik. Limbah plastik menjadi BBM ini merupakan inovasi dan prospek kedepan sangat bagus,” jelasnya.

Rahmat menambahkan, tanpa dukungan dan kesadaran masyarakat untuk hidup bersih maka program yang dicanangkan Pemkab Muara Enim Sehat, Mandiri, Agamis, dan Sejahtera (SMAS) tidak akan dapat berjalan dengan baik.

“Itulah pentingnya memberdayakan masyarakat untuk ikut bersama-sama sadar dan melek dengan kebersihan, karena masih banyak masyarakat memiliki kesadaran rendah dan sering menyepelekan masalah sampah,” pungkasnya.‎

Penulis: Aldo

Editor: Jar

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY