Polda Metro Jaya Berhasil Ungkap Penimbun Minyak Goreng Curah 15 Ton

36

Jakarta, Tabloidbongkar.com – menjelang bulan Ramadhan Polda Metro Jaya giat lakukan razia yang dapat membuat sembilan bahan pokok pangan melonjak, sehingga merugikan masyarakat diwilayah hukum Polda Metro Jaya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengungkapkan Dibawah pimpinan Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Wahyu Hadiningrat, Subdit Sumber Daya Lingkungan (Sumdaling) Polda Metro Jaya berhasil mengamankan dan menangkap pelaku penimbun 15 Ton minyak Curah.

Subdit Sumber Daya Lingkungan (Sumdaling) Ditreskrimsus Polda Metro Jaya juga berhasil menangkap pelaku penggelapan dan penimbunan minyak goreng curah di kawasan Cakung, Jakarta Timur itu.

” Polda Metro Jaya berhasil mengamankan 1 tangki berisi 15 ton lebih minyak curah dari dua orang pelaku”, ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, di Mapolda Metro Jaya, kepada wartawan, Jum’at, 21/4/2017.

Razia kami lakukan tambah Kabid Humas Kombes Pol Argo sebagai upaya untuk mengantisipasi penimbunan sembako menjelang Ramadan.

” Pengungkapan ini juga dilakukan sekaligus sebagai upaya antisipasi jelang Ramadan, tutur Kabid Humas Kombes Pol Argo.

Kabid Humas Kombes Pol Argo menjelaskan Polda Metro Jaya berhasil menangkap dua pelaku, yakni KS (sopir truk pelaku penggelapan) dan TA selaku penadah hasil kejahatan.

” Keduanya ditangkap pada Senin, 17 April lalu, di Jl Cakung-Cilincing, Cakung, Jakarta Timur. Satu truk tangki berisi 15.540 kg minyak curah berhasil kami sita dan kami amankan dari lokasi itu”, imbuh Kabid Humas Kombes Pol Argo.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono juga menambahkan Kasus ini terungkap setelah Polda Metro Jaya mendapatkan informasi dari masyarakat terkait dengan adanya penampungan minyak sawit di lokasi tersebut.
Kemudian lanjut Kabid Humas Kombes Pol Argo kami melakukan penyelidikan dan informasi tersebut ternyata benar adanya.

” Harusnya minyak goreng curah ini didistribusi langsung ke masyarakat karena kan bukan kemasan sehingga masyarakat bisa beli sesuai kemampuan,” tandas Kabid Humas Kombes Pol Argo.
Tersangka KS merupakan sopir distributor minyak goreng curah tersebut. Seharusnya minyak dari pabrik di Margonda, Depok, itu didistribusikan ke Bandung, Jawa Barat, tapi dia membelokkan dan dijual kepada tersangka TA.

” Dengan adanya kejadian seperti ini, distribusi ke masyarakat berkurang dan mempengaruhi harga pasar,” ungkap Kabid Humas Kombes Pol Argo.

Harga resmi minyak goreng curah dari distributor adalah Rp 11.000-15.000 per liter, namun tersangka KS menjual minyak goreng tersebut kepada TA dengan harga Rp 6.500 per liter.

” Tersangka TA menjual kembali ke masyarakat dengan harga Rp 9.000 per liter, sehingga keuntungannya sekitar Rp 2.500-3.000 per liter yang didapat penadah ini,” tutup Kabid Humas Kombes Pol Argo.

Atas perbuatannya, tersangka TA dijerat dengan Pasal 374 juncto Pasal 372 KUHP dan/atau Pasal 32 ayat 2 juncto Pasal 30-31 UU RI No 2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal serta Pasal 62 ayat 1 juncto Pasal 8 ayat 1 UU RI No 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara. Sedangkan tersangka KS dijerat dengan Pasal 480 KUHP tentang penadahan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

1 COMMENT

  1. Daripada beli minyak goreng curah yg gak jelas asalnya, mending cari minyak goreng murah di priceza.co.id tokonya terpercaya otomatis minyaknya aman dikonsumsi

LEAVE A REPLY